Saturday, 24 August 2019

Baja Ringan

Baja ringan adalah jenis baja yang dihasilkan dari proses produksi pencetakan dengan berbagai jenis nama dan bentuk serta memiliki kekuatan tinggi dengan bobot yang cukup ringan, secara kualitas dan mutu tidak kalah dengan baja pada umumnya. Baja ringan mempunyai feromagnetisme (magnet).

Aplicator Sedang Melakukan Desain Rangka Baja Ringan Di Lokasi Pekerjaan
Pada umumnya Rangka Atap Baja Ringan yang digunakan terbuat dari bahan baja mutu tinggi yang dilapisi bahan anti karat jenis Zink dan allumunium (Zincallum).

JENIS-JENIS BAJA RINGAN

Baja Ringan C75 0.75 A
Baja Ringan C75 0.75 B 
Baja Ringan C75 0.75 C   
Baja Ringan C75 0.75 D   
Baja Ringan C75 0.75 E   
Baja Ringan C100   
Reng Baja Ringan 0,35   
Reng Baja Ringan 0,40

KELEBIHAN ATAU KEUNTUNGAN BAJA RINGAN

KELEBIHAN
  1. Baja ringan lebih efisien dan ekonomis karena biaya pemeliharaan lebih kecil dan memiliki daya tahan lebih lama karena tidak terkena rayap dan tidak lapuk sehingga masa waktu manfaatnya menjadi lebih lama.
  2. Beban yang harus ditanggung oleh struktur dibawahnya, seperti pondasi, dinding, kolom, menjadi lebih rendah. Hal ini dikarenakan bobot yang ringan dari jenis bahan ini.
  3. Baja ringan bersifat tidak merambatkan atau membesarkan api (non-combustible). Karena dalam baja ringan terdapat sistem proteksi khusus yang disebut fire resistance  yakni rakitan sistem struktur untuk membatasi penyebaran api pada suatu daerah atau kemampuan untuk secara menerus berperan menahan struktur ketika terpapar api.
  4. Bila dibandingkan dengan rangka kayu atau baja konvensional, pemasangan rangka atap baja ringan relatif lebih cepat.
  5. Baja ringan tahan terhadap karat, rayap dan perubahan cuaca dan kelembaban.
  6. Baja ringan juga tidak memiliki nilai muai susut sebagaimana material kayu.

KEKURANGAN
  1. Sistem struktur rangka baja ringan tersusun rapat, padat dan terlihat ramai, terhubung & terkait satu dengan lainnya, sehingga kurang menarik jika diexpose.
  2. Rangka atap baja ringan tidak se-fleksibel kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profil.
  3. Membutuhkan perhitungan yang benar-benar matang, karena sistem strukturnya yang seperti rangka ruang tersebut maka bila ada salah satu bagian struktur yang salah hitung, salah pasang, akan membuat perlemahan sehingga dapat menyebabkan kegagalan total.
  4. Dibutuhkan keahlian khusus untuk menghitung kebutuhan baja ringan, oleh karena itu tidak semua orang bisa menghitungnya.



HARGA DAN PERHITUNGAN BIAYA

Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya, semakin banyak saja orang yang tertarik untuk menggunakan rangka atap baja ringan. Namun biasanya keraguan muncul mengingat harganya yang terbilang mahal karena saat ini dipasarkan dengan harga per meter persegi luas atap.

Sebelum memutuskan untuk memasang rangka atap baja ringan ini, Anda bisa menghitung sendiri perkiraan biaya yang harus disiapkan. Adapun rumusan sederhana yang bisa digunakan adalah sebagai berikut.

Biaya atap baja ringan = (luas rangka atap dalam m2 x harga baja ringan per m2) + (luas atap dalam m2 x harga penutup atap per m2)

Adapun kisaran harga rangka atap baja ringan saat ini antara Rp. 90.000 hingga Rp. 270.000. Berdasarkan rumusan di atas, maka diperoleh contoh perhitungan sebagai berikut.


 (70 m2 x Rp. 200.000 per m2) + (70 m2 x Rp. 90.000 per m2)

Jadi total biaya untuk pemasangan rangka atap baja ringan tersebut adalah Rp. 20.300.000

No comments:

Post a Comment